Minyak Kutus-Kutus

MINYAK KUTUS-KUTUS

 

Dengan bangga kami mempersembahkan Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus), sebuah karya putra bangsa Sang Putu Widya Artawan yang telah membantu banyak orang dalam mengatasi berbagai macam penyakit. Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) merupakan campuran 49 rempah-rempah dan tanaman obat yang sangat berkhasiat yang bahannya asli Indonesia dengan komposisi yang pas berdasarkan resep rahasia warisan leluhur.

Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) bukanlah obat biasa. Minyak Kutus-kutus adalah minyak yang dapat dikatakan pintar, karena apabila dibalurkan dipermukaan kulit, Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) akan meresap dan merangsang simpul-simpul Energi Tubuh,Cakra Tubuh,dan Titik Meridian yang ada dibawah kulit sehingga aliran yang semula terganggu menjadi lancar. Jadi penggunaan  Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) memberi manfaat yang mirip dengan pijat refleksi. Melancarkan peredaran darah, memperbaiki fungsi-fungsi organ tubuh bagian dalam dan pada gilirannya meringankan fungsi metabolisme tubuh.

Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) juga sangat baik jika dibalurkan di sepanjang tulang belakang, dari leher turun kebawah sampai tulang ekor. Gosoklah sampai terasa hangat. Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) akan meresap dan merangsang saraf sepanjang tulang belakang yang mengatur fungsi organ tubuh bagian dalam. Dalam hal ini penggunaan Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) akan sangat membantu proses penyembuhan sakit ginjal, lever, jantung, diabetes dll.

Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) juga berfungsi sebagai detok, mengeluarkan racun yang menggerogoti tubuh. Beberapa orang yang sudah mencoba, mengalami reaksi saat BAB (Buang Air Besar), kotoran yang keluar berwarna hitam. Dengan tubuh bebas racun, sistem metabolisme berfungsi optimal dan sirkulasi darah lancar, penyakit akan segera hilang.

Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) sangat baik dipakai  sebelum dan sesudah melakukan kegiatan yang memerlukan pengerahan tenaga dan ketahanan fisik seperti olahraga dan bekerja berat. Cocok untuk para olahragawan dan pekerja lapangan yang banyak menguras tenaga. Gunanya adalah untuk mengatasi rasa letih, pegal linu, rasa sakit dan ketegangan otot.

Minyak Obat Kutus-kutus juga sangat baik digunakan sebagai obat berbagai jenis luka seperti luka karena benda tajam, lecet, luka bakar, dan sebagainya.

Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) juga direkomendasikan sebagai minyak urut untuk para pemijat tradisional maupun profesional. Dengan memakai Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus), usai pemijatan akan terasa efek segar dan bugar pada tubuh si pemakai. Dan ini akan memuaskan pelanggan untuk kembali menggunakan jasa pijat Anda.

 

MINYAK OBAT (MINYAK KUTUS-KUTUS) MERUPAKAN OBAT LUAR YANG AMAN DIPAKAI

Saat ini banyak beredar obat-obatan yang tidak aman untuk dikonsumsi baik itu berupa pil, kapsul, kaplet maupun jamu yang mengandung bahan berbahaya sehingga apabila dikonsumsi bisa menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, penggunaan Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) untuk mengobati penyakit adalah solusi cerdas karena Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) merupakan obat luar yang aman dari efek samping berbahaya.

ATURAN PAKAI:

Untuk Pengobatan:       2-3 kali sehari setiap hari.

Untuk Pencegahan :       Satu kali setiap hari.

 

DOSIS :

Balurkan Minyak Obat Kutus-Kutus secukupnya sampai kulit yang dibaluri kelihatan basah.

 

INDIKASI DAN CARA  PEMAKAIAN :

Sebelum dipakai, Minyak Obat (Minyak Kutus-kutus) dikocok dulu sampai warnanya berubah seperti warna teh susu.

 

KOMPOSISI

Oleum Cocos       …………………..   10 %

Oleum Cajuputi   …………………..   15 %

Oleum Citronellae …………………   15 %

Oleum Foeniculii …………….…….  15 %

Oleum Anisi …………………..…….  10 %

Oleum Caryophilli …………………    8 %

Bahan-bahan lain …………………   27 %

Tags:
pil kutus kutus (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Baca Jugaclose